WAWBAWseries merupakan proyek seni hobi yang digarap sejak tahun 2010. Satu-satunya pemilik sekaligus kreator dari proyek ini bernama panggilan ‘Ageu’, dengan nama lengkap Ageng Purna Galih, lahir di kota Bandung. Menyelesaikan studinya di Fakultas Sastra, Universitas Padjadjaran Bandung, Jurusan Sastra Indonesia pada tahun 2005. Pernah berkerja di Ripple Magazine dari tahun 2006 s.d. 2009 sebagai graphic designer. Sempat menjajal sebagai photographer fashion dan product di FIREBOLT clothing company selama empat tahun lamanya (2007 s.d. 2010). Sejak 2008 hingga 2012 bekerja pula sebagai graphic designer di Institut Français Indonesia Bandung.

WAWBAWseries pada awalnya dan pada dasarnya karya drawing yang kemudian diaplikasikan diberbagai media. Kemungkinan bereksplorasi dalam berbagai media dimanfaatkan pula dalam produk keseharian yang sering kita pakai atau kita jumpai. Kolaborasi dengan berbagai karakter seniman merupakan ciri dari proyek WAWBAWseries, dengan memanfaatkan community based sebagai kekuatan pasar dan pergerakan yang lebih membangun satu sama lain.
Bottlesmoker, Sarasvati, MOCCA, 70soc, AFFEN, NEO WAX, Sungsang Lebam Telak, Deu Galih & Folks, Teman Sebangku, IH handmade, Papermoon Puppet, Vitarlenology, MOKAW, Flameon FOOT MATE, COOL CAPS, WHOP, LSD, Le Motion Photography, Kandura Keramik ,SALAMATAHARI, MAICIH, NANIKO rendang, PROVOKE magazine, Indonesian Netlabel Union, Amengcoy a.k.a. Mufti Priyanka, Perempuan Sore, Kelas Kami Punya cerita dari Tobucil&Klabs, Mondo Gascaro dan Yura Yunita, merupakan sederet nama yang sejak tahun 2010 sudah menjalin kerja kreatif bersama WAWBAWseries.